- Posted by : Joko Mulyono
- on : February 12, 2026
smkmudacepu.com. Teknik Kendaran Ringan Otomotif (TKRO) SMK Muhammadiyah
2 Cepu (SMK MUDA) Cepu menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian Kendaraan Ringan Otomotif pada tanggal 2-7 Februari , di Bengkel TKRO SMK MUDA Cepu.
Jumlah peserta sebanyak 79 siswa, dengan mata uji tune up EFI , engine overhaul, perawatan transmisi, kelistrikan bodi. Adapun penguji internal yakni : Kasiran, ST, Suharto, ST, M, Syafi'i, S.Pd, Choiruddin Efendi, S.Pd, Harto Wiyono, ST dan dibantu toolman Hery Sumisto.
"Tujuan Uji Kompetensi Tune Up EFI bertujuan untuk memastikan siswa mampu melakukan tune up kendaraan sistem EFI dengan benar, mulai dari pemeriksaan awal, penggunaan alat ukur dan scanner EFI, analisis data sensor dan kode kerusakan, hingga melakukan penyetelan sesuai SOP. Selain itu, uji ini menilai kedisiplinan siswa dalam menerapkan K3 serta kesiapan kerja siswa agar sesuai dengan tuntutan bengkel dan dunia industri otomotif," tutur M. Syafi'i, S.Pd selaku penguji Tune Up EFI.
Choiruddin Effendi, S.Pd menegaskan uji kompetensi engine overhaul bertujuan untuk memastikan siswa TKR mampu melakukan pembongkaran, pemeriksaan, pengukuran, dan perakitan mesin secara benar sesuai SOP, menggunakan alat ukur dengan tepat, menerapkan K3, serta memiliki ketelitian dan kemampuan analisis kerusakan mesin sebagai bekal kesiapan kerja di dunia industri otomotif.
"Uji kompetensi perawatan transmisi bertujuan untuk memastikan siswa TKR mampu melakukan pemeriksaan, perawatan, dan penyetelan sistem transmisi sesuai SOP, menggunakan alat kerja dengan benar, memahami fungsi komponen, menganalisis kerusakan, serta menerapkan K3 sebagai bekal kesiapan kerja di bengkel dan industri otomotif," ujar Harto Wiyono, ST yang sekarang menjabat Kabeng jurusan TAB.
Kasiran, ST menyampaikan uji kompetensi kelistrikan bodi bertujuan untuk memastikan siswa TKR SMK mampu melakukan pemeriksaan, perawatan, dan perbaikan sistem kelistrikan bodi kendaraan sesuai SOP, menggunakan alat ukur dengan benar, membaca wiring diagram, menganalisis gangguan, serta menerapkan K3 sebagai bekal kesiapan kerja di dunia industri otomotif.
Bisma Surya Putra salah satu peserta ujian menyampaikan kesan UKK menjadi pengalaman yang cukup berkesan karena bisa menguji kemampuan praktik secara langsung. Selama pelaksanaan, suasana ujian terasa tertib dan kondusif sehingga saya dapat fokus dalam mengerjakan setiap tahapan dengan baik sesuai arahan yang diberikan.
"Semoga ke depannya sarana dan prasarana praktik dapat terus ditingkatkan agar proses ujian berjalan lebih optimal dan mendukung kenyamanan peserta," ujar Bisma di sela sela kesibukannya di organisasi IPM-HW.
Penulis Joko Mulyono, S.Pd Waka Humas SMK MUDA Cepu


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)